Kembali Digelar, Forum Arsitek Arch.ID Pamerkan Gagasan Placemaking dan Toleransi

Read Time:2 Minute, 14 Second

robbanipress.co.id Edukasi – Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) Tangerang, Ice BSD City kembali menggelar acara tahunan yang dikenal dengan nama ARCH.ID vol 4. Acara ini merupakan forum kerjasama terbesar antara firma arsitektur dan arsitek di Indonesia.

22-25 Februari 22-25. Tema pemandu acara ini adalah ruang dan toleransi.

Melalui pameran ini, Arsitek berkesempatan berkolaborasi dengan industri bahan bangunan untuk menampilkan instalasi menarik yang menunjukkan konsep lokasi dan toleransi.

Berbeda dengan pameran lainnya, ARCH.ID dapat menampilkan beragam produk bahan bangunan inovatif dengan pendekatan estetika dan presentasi yang menarik. Mari kita lanjutkan artikel selengkapnya di bawah ini.

Salah satu produk hasil kolaborasi pada festival ini adalah ELEPHANT Plaster dan ELEPHANT Woodplank yang juga merupakan hasil kolaborasi dengan arsitek muda asal Makassar, Ar. Arsitek Muh MIV Ikhsan Hamiru

Kedua produk tersebut mengusung slogan BAUR; Kisah tersebut berbicara tentang pentingnya kolaborasi multipihak untuk menciptakan ruang diskusi yang nyaman dan aman guna mewujudkan interaksi dan penempatan pasien.

“Melalui acara ini kami ingin memberikan gambaran betapa pentingnya menciptakan ruang publik yang tidak hanya indah, tapi juga aman dan nyaman,” jelas Sari Yuliana, Marketing Manager GAJAH Gypsum.

Bagi yang ingin menciptakan ruangan akustik dan senyap, ELEPHANT Gypsum menghadirkan produk plester terbaiknya yaitu eternit ELEPHANT Echoblock.

Produk eternit kaustik yang mampu mereduksi gema dan gaung hingga NRC (Noise Reduction Coefisien) 0,80.

Sementara bagi yang menyukai lantai cantik, ada Smartfloor yang merupakan bagian dari ELEPHANT Woodplank.

Produk penutup lantai kayu ini merupakan inovasi terbaru pengganti lantai kayu alami dengan kualitas yang lebih kuat dan tahan lama.

Penggunaan Smartfloor juga merupakan salah satu cara untuk menjaga alam dengan mengurangi penebangan pohon untuk menjaga kelestarian hutan.

Tak hanya menikmati pameran produk dengan instalasi cantik, GAJAH Gypsum dan GAJAH Wood Panel juga menggelar talkshow pada Minggu malam (25 Februari 2024) di lokasi utama pameran ARCH.ID.

Pembicaraan tersebut membahas tentang pentingnya ruang yang aman dan nyaman dalam upaya memahami penempatan dan toleransi.

Perbincangan semakin menarik ketika menggunakan studi kasus pembangunan ibu kota negara yang saat ini menjadi topik paling penting untuk dibahas.

Tahun. Arsitek Muda Muh Ikhsan Hamiru dan pemenang Lomba Perencanaan IKN Rahman Andra Wijaya, ST, MT, GP, IALI dari Urban+ memberikan ide dari sudut pandang masing-masing dan membuat diskusi menjadi lebih menarik.

Konferensi ini sekaligus menjadi penutup rangkaian arch.id tahun ini yang diselenggarakan selama empat hari berturut-turut.

Heryanto Oongwidjaja, Manajer Pemasaran ELEPHANT Woodplank mengatakan: “Kami berharap dapat bekerja sama dengan IAI (Ikatan Arsitek Indonesia) untuk mengimplementasikan rencana strategis nasional.”

Tujuan akhir dari kegiatan ini adalah untuk mengimplementasikan rencana strategis nasional bagi arsitek Indonesia dan menjawab berbagai tantangan saat ini. Terkait pembatalan kegiatan ibadah yang berujung kekerasan di Tangsel, Kementerian Agama turut serta secara besar-besaran untuk menyelesaikan permasalahan tersebut. robbanipress.co.id.co.id 7 Mei 2024

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Previous post 403
Next post Adu Banyak Penonton MotoGP 2023, Indonesia di Urutan Berapa?