Apakah Menggosip Mengurangi Pahala Puasa?

Read Time:1 Minute, 28 Second

Jakarta – Selama bulan suci Ramadhan, umat Islam di seluruh dunia berpuasa sebagai bagian dari kewajiban agama mereka. Puasa bukan hanya sekedar menahan makan, minum, dan nafsu makan dalam jangka waktu tertentu, namun juga mencakup pengendalian diri terhadap tingkah laku dan ucapan.

Salah satu aspek penting dalam berpuasa adalah menjaga lidah agar tidak mengucapkan hal-hal yang tidak berguna atau bahkan berdosa. Salah satu hal yang sering menjadi perhatian adalah gosip atau rumor. Pertanyaannya, apakah menceritakan kepada orang lain menghilangkan pahala puasa?

Gosip atau gosip mengacu pada mengatakan hal-hal negatif tentang seseorang di belakang mereka, tanpa kehadiran mereka, yang jika mereka tahu akan merasa terhina atau terluka. Hal ini termasuk mengungkap rahasia seseorang, mengkritik atau menghinanya, atau menyebarkan fitnah atau rumor palsu.

Hal ini juga sama dengan yang disebutkan dalam kitab Fiqih Haryan Mazhab Siyafi’i karangan AR Shukhabul Walum, hal-hal yang dapat mengurangi pahala puasa antara lain shalat wajib, berbohong, berjabat tangan (giblat), berkelahi satu sama lain. (kata benda), jual beli barang haram, membuang uang saat berbuka puasa, dan sebagainya.

Padahal, bila bukan di bulan Ramadhan, gosip atau rumor juga sebaiknya dihindari dalam kehidupan sehari-hari. Sebab, guncangan dapat berujung pada hancurnya persaudaraan, hancurnya cinta, munculnya musuh, menebar rasa malu, bahkan lahirnya hinaan, seperti dikutip Avas! Bahaya Bahasa oleh Aid Abdullah Al-Karni.

Larangan bergosip ada dalam Al-Quran surat al-Hujurat ayat 12. “Wahai orang-orang yang beriman, jauhilah banyak prasangka! bergosip. Tentang Orang – orang yang bertolak belakang. Mengapa ada di antara kalian yang suka memakan daging kerabatnya yang sudah meninggal? Tentu saja merasa jijik. Takutlah kepada Allah! Sesungguhnya Allah Maha Penerima Taubat lagi Maha Penyayang. Diharamkan Puasa Baid al-Fitr, itulah penjelasannya, namun ada penjelasan yang perlu diberikan bahwa Idul Fitri itu Haram dan Haram, berikut penjelasannya: robbanipress.co.id.co.id 10 April 2024

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Previous post Suami Ria Ricis Teuku Ryan Rela Disumpah Alquran di Depan Keluarga dan Istri, Ternyata Gegara Ini
Next post Ular Air Jenis Baru Ditemukan di Wilayah Sulawesi Ini