Sidang Doktoral, Perwira Menengah Polri Ini Ungkap Sekuritas Kesehatan dari Pandemi Covid

Read Time:1 Minute, 37 Second

robbanipress.co.id, Bandung – Universitas Padjadjaran merilis temuan penting yang memberikan wawasan mendalam tentang bagaimana pandemi COVID-19 dapat memandu dan meningkatkan konsep keamanan inklusif melalui kacamata kesehatan masyarakat.

Dalam menghadapi COVID-19, banyak negara, termasuk Indonesia, menghadapi tantangan yang belum pernah terjadi sebelumnya yang memerlukan koordinasi dan rekayasa skala besar.

Hal itu terungkap dalam Kajian Operasi Aman Polri 2 Nusa yang ditulis Kompol Dr. Yad Setiawan Ujung dalam tesis berjudul “Evaluasi Operasi Aman Nusa 2 dalam Penanganan COVID-19 oleh Polrestabes Bandung”.

Kesimpulan ini mengevaluasi respon pemerintah khususnya Polri terhadap pandemi sekaligus memetakan jalur integrasi keamanan dan kesehatan masyarakat yang lebih erat, dimana penerapan konsep jaminan kesehatan dapat meningkatkan efektivitas respon terhadap krisis kesehatan.

Penelitian ini menunjukkan hasil dalam penanganan epidemi tidak hanya dari fasilitas kesehatan saja, namun juga kerja sama dan koordinasi antarlembaga, termasuk kerja aktif kepolisian dalam upaya pencegahan, mitigasi, dan pemulihan.

Salah satu pembelajaran penting dari pandemi ini adalah pentingnya penguatan sistem jaminan kesehatan sebagai bagian dari infrastruktur keamanan nasional. Dengan cara ini, mengintegrasikan aspek kesehatan masyarakat ke dalam perencanaan dan implementasi kebijakan keamanan, memastikan bahwa negara-negara dapat merespons ancaman kesehatan di masa depan dengan cepat dan efektif.

Langkah-langkah yang direkomendasikan dalam rencana reformasi ini mencakup peraturan yang lebih baik untuk memperkuat kapasitas kepolisian nasional dalam menanggapi ancaman di sektor kesehatan, mengembangkan kerangka kerja yang memfasilitasi koordinasi lintas sektor dan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam upaya kesehatan preventif.

Melalui pendekatan ini, pemerintah dapat menciptakan sistem keamanan yang lebih fleksibel dan adaptif yang mampu melindungi masyarakat dari berbagai ancaman, termasuk pandemi.

Dengan memasukkan pembelajaran dari pandemi COVID-19 ke dalam kebijakan keamanan nasional, kita dapat membangun masyarakat yang lebih sehat, aman, dan lebih baik.

Diumumkan pada Kamis, 4 April 2014, Kompol Dr. Yad Setiawan Ojong mempertahankan tesisnya tentang penilaian aman pengobatan Covid-19 Nusa II oleh Polri di hadapan guru besar Universitas Padjadjaran.

Di akhir persidangan diumumkan bahwa pangkat menengah Polri telah memperoleh gelar doktor akademis dengan gelar istimewa.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Previous post Meta Diduga Fasilitasi dan Mengeruk Keuntungan dari Penjualan Obat-obatan Terlarang
Next post Terungkap, Kehidupan Sulit Park Sung Hoon di Masa Lalu Bikin Nyesek